Dikeluarkannya Undang-undang Nomor 1 tahun 1945 tentang Pembentukan Komite Nasional Indonesia yang diikuti dengan Peraturan pemerintah Nomor 8 tahun 1947 tentang Pembentukan Daerah Otonom memicu tuntutan agar Afdeling Ogan Komering Ulu menjadi daerah otonom yang berhak mengurus rumah tangganya sendiri. Perubahan sistem politik ini juga diikuti dengan perubahan Onder Afdeling yang ada di Ogan Komering Ulu. Perubahan tersebut antara lain:

  1. Onder Afdeling Ogan Ulu yang berkedudukan di Lubuk Batang dipindahkan ke Baturaja.
  2. Onder Afdeling Komering Ulu berkedudukan di Martapura.
  3. Onder Afdeling Muaradua dan Ranau dipindahkan dari Banding Agung Ke Muaradua.

Secara yuridis formal, pembentukan Kabupaten Ogan Komering Ulu diawali dengan dikeluarkannya Undang-undang Nomor 11 Tahun 1950 tentang Pembubaran Negara Bagian Sumatera Selatan (17 Agustus 1950) dan Peraturanan Pemerintah pengganti Undang-undang Darurat Nomor 4 Tahun 1956 tentang pembentukan Daerah Otonom Kabupaten Di Lingkungan Daerah Provinsi Sumatera Selatan yang kemudain diperkuat dengan Ketetapan Gubernur Sumatera Selatan No.GB/100/1950 tanggal 20 maret 1950 tentang Penetapan Batas Daerah kabupaten Ogan Komering Ulu. Dengan adanya peraturan-peraturan tersebut maka Kabupaten Ogan Komering Ulu resmi terbentuk dengan ibukota Baturaja dan Muaradua dijadikan Kecamatan di Bawah Kabupaten Ogan Komering Ulu tersebut.

Dikeluarkanhya Undang-udnang Nomor 22 tahun 1999 sebagaiman telah diganti dengan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah mengakibatakan tuntutan masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu yang selama ini dimarginalkan oleh Baturaja untuk membentuk daerah otonom (kabupaten) sendiri yang berhak mengurus rumah tangga sendiri. Aspirasi masyarakat daerah yang disalurkan melalui Panitia Persiapan Pembentukan Kabupaten OKU Selatan dan melalui berbagai demostrasi massa untuk menuntut pembentukan Kabupaten baru akhirnya membuahkan hasil dengan dikeluarkannya Undang-undang Nomor 37 tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Baru di Provinsi Sumatera Selatan. Maka, dengan dikeluarkannya undang-undang tersebut maka secara resmi Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan terbentuk dengan ibukotanya Muaradua.

Atas Dasar tersebut diatas maka sebagai salah satu  Organisasi Perangkat Daerah pada Tahun 2017 di Bentuklah Dinas Sosial yang semula Dinas Kesejahteraan Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau DinKesosnakertrans Kab. OKU Selatan.

Pada mulanya tepatnya pada Tahun 2004 Dinas Sosial bernama Dinas Kesejahteraan Sosial yang Pertama di Pimping Oleh Bapak Drs. Hermawan Effendi kemudian Pada tahun 2017 terjadi Rotasi Pimpinan maka pada saat itu di Pimpin Oleh H. Azim, M.Si kemudian di Tahun 2008 kembali terjadi Rotasi Pimpinan Dinas Kesejahteraan Sosial di Pimpin oleh Basri, MH, S.Sos, MM dan dimasa beliau Dinas Kesejahteraan Sosial di gabungkan dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjadi Dinas Kesejahteraan Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten OKU Selatan, pada tahun 2011 Dinas Kesejahteraan Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi terjadi Rotasi Pimpinan yang kemudian di Pimpin Oleh  Drs. Aldin Mahmud, M.Si dan pada tahun 2012 terjadi lagi Rotasi Pimpinan Putra Bani, S.Sos, MM dan dimasa beliau terjadi Pemisahan Dinas Kesejahteraan Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjadi Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan pada tahun 2017 juga terjadi Rotasi Pimpinan Drs. Endar Suhairi, M.Si sampai sekarang.